Sepakbola Indonesia di Mata Dunia - Jadwal Bola Hari Ini, Jadwal Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Italia, Bundes Liga, Champions Bintang Sepak Bola Dunia | Berita Bola Terbaru

Bintang Sepak Bola Dunia,Berita Bola Terbaru,Liga Inggris,Liga, Spanyol,Eropa


Bandar Online Terpercaya

Sepakbola Indonesia di Mata Dunia

Sejumlah catatan sejarah membuktikan bahwa Indonesia masih berperan dalam kemajuan sepakbola dunia. Indonesia turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Euro dan Piala Dunia, kemajuan J – League di Jepang dan beberapa klub tenar di berbagai belahan dunia.

Ranking dari Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) adalah salah satu indikator dalam melihat kualitas sepakbola Indonesia dibandingkan dengan negara lain di seluruh dunia. Saat ini Indonesia bertengger di posisi 181 dari 209 negara (update terbaru tanggal 15 September 2016).

Mengenai kualitas, Indonesia saat ini memang tertinggal dari beberapa negara Asia yang sepakbolanya sudah diakui oleh pecinta sepakbola didunia. Sebut saja Jepang, Korea Selatan, Qatar, Arab Saudi, Irak dan Iran semuanya sudah mulai mengukir namanya di ajang Piala Dunia dan Piala Asia tentunya.

Pada regional Asia Tenggara pun, Indonesia masih bukan merupakan sebuah ancaman bagi negara yang memiliki sistem sepak bola yang lebih modern dari Indonesia seperti Thailand dan Malaysia. Kedua negara tersebut kabarnya sudah memulai program untuk memajukan sepakbola negaranya dan diperhitungkan dalam Piala Dunia 2026.

Kurniawan Dwi Yulianto, salah satu legenda timnas Garuda sekaligus calon ketua umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia mengonfirmasi ketertinggalan sepakbola Indonesia dari Malaysia dan Thailand yang sudah memiliki program pelatihan usia dini untuk bisa berkancah di Piala Dunia 2026. Dia mengklaim bahwa Indonesia bisa seperti itu bahkan bisa melewati rencana mereka dan masuk di Piala Dunia 2022.

Prestasi internasional Indonesia

sepakbola-indonesia-2Meskipun saat ini Indonesia bisa dibilang terpuruk, sebenarmya Indonesia pernah ikut dalam ajang putaran final Piala Dunia, yakni pada tahun 1938. Namun beberapa tahun lalu Indonesia tidak banyak mengukir prestasi di ajang internasional. Indonesia hanya bisa menempati posisi runner up 4 kali di ajang turnamen sepakbola Asia Tenggara (AFF) yaitu pada tahun 2000, 2002, 2004 dan 2010. Sementara pesaing terberat di kancah Asia Tenggara, Thailand pada tahun 1996, 2000, 2002 dan 2014. Sedangkan Malaysia sudah pernah merasakan manisnya tropi Piala AFF pada tahun 2010.

Mungkin perlu untuk berkaca pada Jepang yang notabene adalah tim Asia yang sukses secara internasional, Mereka pernah menjadi yang terkuat di Piala Asia pada tahun 2000, 2004 dan 2011.

Pengaruh Indonesia pada sepakbola dunia

sepakbola-indonesiaAli Sadikin mengembangkan kompetisi sepakbola profesional pada tahun 1979 yang dinamakan Galatama. Kompetisi ini adalah saingan dari kompetisi yang sebelumnya sudah ada sejak jaman belanda menjajah, yakni Perserikatan. Lalu pada akhirnya kedua kompetisi ini dilebur menjadi Liga Indonesia.

Sistem yang dipakai pada Galatama merupakan sistem panutan awal berdirinya J-league di Jepang. Data dan fakta dari Jakarta Post menunjukkan bahwa Jepang mengirim delegasinya untuk mempelajari sistem sepakbola yang bergulir di Indonesia. Akhirnya, berkat kerjasama ini Jepang mendirikan liga profesionalnya pada tahun 1996.

Indonesia juga sebenarnya turut andil dalam Piala Dunia sejak tahun 1998 sampai 2014. Namun, bukan timnas Garuda yang ambil bagian, melainkan bola resmi yang dipakai dalam ajang akbar tersebut.

Nama-nama bola resmi seperti Tricolore yang dipakai pada Piala Dunia 1998 Perancis, Fevernova di Jepang – Korea Selatan 2002, Teamgeist di Jerman 2006, Jabulani di Afrika Selatan 2010 dan Bracuza di Brazil pada tahun 2014 adalah produk Indonesia yang dibuat di Majalengka, Jawa Barat.

Tidak hanya itu, baju resmi yang dikenal dengan jersey untuk beberapa timnas dan klub juga diproduksi di Indonesia, contohnya Manchester United, Paris Saint-Germain (Perancis), Barcelona (Spanyol) dan timnas Inggris di Euro 2016. Pembuatannya dilakukan di Jakarta oleh PT Tuntex Garment Indonesia yang merupakan anak perusahaan dari PT Grand Best Indonesia.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *